Humas DPRK : Komisi IV bersama Pimpinan DPRK Aceh Tamiang pada Hari Selasa, tanggal 06 Juli 2021, melakukan peninjauan ke PKS Bima Desa Sawita di Kampung Lubuk Sidup, Kecamatan Sekrak terkait laporan masyarakat tentang pembuangan limbah pabrik ke sungai dan gangguan polusi asap pembakaran jangkos. Hasil peninjauan tersebut bahwa pembuangan limbah ke sungai sudah teratasi, karena pada saluran pembuangan limbah pabrik telah ditutup dan tidak terlihat lagi adanya limbah mengalir ke sungai. Mengenai polusi asap akibat pembakaran jangkos, CV Cemerlang selaku pelaksana produksi, menerangkan bahwa pihak perusahaan telah berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan mobil pamadam kebakaran, tetapi api belum bisa dipadamkan dan pihak perusahaan akan menggunakan alat berat untuk mengatasi hal tersebut sehingga gangguan asap tidak lagi mengganggu warga sekitar. Data ketenagakerjaan perusahaan tersebut, ada 16 karyawan dengan status Buruh Harian Lepas (BHL) yang berasal dari luar Aceh Tamiang. 16 Karyawan tersebut belum didaftarkan Perusahaan pada BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.


Anggota Komisi IV bersama Pimpinan DPRK Aceh Tamiang melakukan peninjauan ke PKS Bima Desa Sawita, (06/07/2021)

 

Komisi IV menyampaikan agar perusahaan dalam bekerja harus mengacu pada dokumen perusahaan dalam melakukan pengelolaan dan pembuangan limbah dan juga menekankan kepada perusahaan agar dalam penerimaan karyawan, lebih mengutamakan masyarakat setempat. Karyawan perusahaan yang bekerja harus menggunakan APD disaat bekerja karena hal itu sudah diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan.

Pada peninjauan ini Komisi IV didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Tamiang dan selanjutnya Komisi IV akan memanggil pihak perusahaan dan Dinas terkait dalam waktu dekat untuk menyelesaikan permasalahan ini. (red-humas)