Humas-DPRK, Pimpinan dan Anggota DPRK Aceh Tamiang menerima sejumlah Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Tamiang ketika menyampaikan aspirasi di  gedung DPRK Aceh Tamiang, Kamis (19/9).

 

Pimpinan dan Anggota DPRK A.Tamiang ketika menerima aski Aliansi Pemuda Peduli Tamiang di kantor DPRK A.Tamiang(Sumber : Humas-Sekrt.DPRK A.Tamiang)

 

Aksi demo tersebut dikoordinir oleh Gusmawan Amir, Alhafiz Zulamri dan Muhammad Suhaji, mereka menuntut agar kebijakan yang telah dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang dapat ditinjau kembali. 

 
Beberapa tuntutan yang disampaikannya yakni terkait rekayasa jalan kota kualasimpang terkesan dipaksakan sehingga berdampak bagi perekonomian masyarakat, pembongkaran SD Negeri 3 Kualasimpang berdampak pada administrasi dan status siswa/i yang dipindah ke sekolah lain, Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang tidak menunjukan kinerjanya sebagai lembaga pendidikan sehingga kinerja MPD diragukan dalam menjalankan tupoksinya, serta ketidak seriusannya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam mengurus dunia pendidikan perguran tinggi sehingga Aceh Tamiang belum memiliki universitas pendidikan tinggi bagi generasi, selanjutnya pelayanan RSUD Aceh Tamiang yang belum maksimal sehingga berdampak pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan baik, 
 
Pimpinan Sementara DPRK Aceh Tamiang, Suprianto, ST didampingi Wakil Ketua Sementara, Fadlon, SH mempersilahkan Aliansi Pemuda Peduli Tamiang mempersilahkan memasuki ruang Badan Musyawarah bersama Anggota DPRK Aceh Tamiang untuk bermusyawarah terkait tuntutannya.
 
 
 
 
 
Dalam musyawarahnya, Ketua Sementara DPRK Aceh Tamiang Suprianto, ST, mengatakan akan segera memanggil pihak terkait untuk menyelesaikan segala permasalah serta persoalan pemusnahan asset gedung sekolah dasar negeri (SDN) 3 Kota Kualasimpang.
 
Kepada Dinas terkait, Ketua Sementara meminta, agar dapat  mensosialisasikannya kepada masyarakat dan wali murid dan mempublikasikannya melalui media, supaya mereka tidak bertanya tanya lagi. [ES]