Humas-DPRK,  30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang Masa Jabatan 2019-2024 Resmi Dilantik. Hal tersebut ditandai dengan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRK yang berlangsung di ruang Sidang Utama DPRK Aceh Tamiang, Senin (9/9).

Pelantikan dilakukan Hakim Pengadilan Negeri  Kualasimpang Fadhli, S.H yang memandu pengucapan sumpah dan janji jabatan 30 anggota DPRK Aceh Tamiang terpilih. Pelantikan dilaksanakan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Pimpinan DPRK Aceh Tamiang periode sebelumnya.

 

Pengucapan sumpah sebagai anggota DPRK A.Tamiang masa jabatan 2019-2024 oleh Hakim Pegadilan Negeri Kualasimpang (Sumber : Humas-Sekrt.DPRK A.Tamiang)

 

Dari 30 legislator, 16 orang yang merupakan wajah baru, sisanya merupakan anggota incumbent yang berhasil maju lagi dalam Pemilu Legislatif 2019.

Disisi lain, untuk persebaran dari sisi jumlah perolehan kursi DPRK dari masing-masing partai politik (parpol), Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) berhasil meraih enam kursi. Kemudian disusul oleh empat kursi dari Partai Aceh (PA) , ditambah masing-masing tiga kursi Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), disusul masing-masing dua kursi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai GOLKAR, serta satu kursi diperoleh Partai PDI Perjuangan dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Setelah pelantikan, jabatan pimpinan DPRK diserahkan kepada pimpinan sementara yang berasal dari partai yang memperolehan kursi terbanyak urutan pertama dan kedua,  Pimpinan sementara dijabat dari Partai GERINDRA dan Partai Aceh.

 

Penyerahan palu sidang pimpinan DPRK periode 2014-2019 kepada Pimpinan Sementara DPRK A.Tamiang (Sumber : Humas-Sekrt.DPRK A.Tamiang)

 

“Selanjutnya akan dilakukan pengisian pimpinan definitif, penyusunan alat kelengkapan DPRK dan Tata Tertib,” terang Suprianto, ST selaku Pimpinan Sementara yang ditunjuk oleh Partai Gerindra sebagai pemenang pertama, bersama Fadlon, SH selaku pimpinan sementara dari Partai Aceh sebagai pemenang kedua.

Besar harapannya Pimpinan sementara bisa segera menyelesaikan tugasnya. Sehingga anggota DPRK terpilih bisa segera menjalankan tugas dan fungsinya dan kinerja dewan periode yang baru bisa lebih baik, lebih produktif, dan lebih disiplin. Serta lebih responsif terhadap kepentingan masyarakat. (ES)