Humas-DPRK,  Pimpinan DPRK melakukan tinjau lapangan terkait peleburan SD Negeri 3 Kualasimpang, yang dilaksanakan, Senin (26/8). 

Ketua DPRK Fadlon, SH, Wakil Ketua DPRK Juanda.S.IP dan Nora Idah Nita,SE  turun langsung melakukan peninjauan ke SDN 6 Kualasimpang tempat para pelajar SDN 3 Kualasimpang ditampung untuk belajar saat ini.

 

Pimpinan DPRK Aceh Tamiang sedang berbincang-bincang dengan Kepala SDN 6 Kualasimpang tempat para pelajar SDN 3 Kualasimpang ditampung

 

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan terutama terkait laporan tersendatnya administrasi seperti Ijazah murid SDN 3 yang di pindahkan ke SDN 6 Kualasimpang, serta menilai kebijakan pemerintah telah membuat bingung para wali murid dan murid-murid di sekolah itu.

"Tinjauan tersebut kami lakukan menindaklanjuti atas banyaknya keluhan dari wali murid ke dewan," kata Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon,SH

"Persoalan ini sangat penting bagi murid-murid yang telah lulus, jangan sampai waktu lulus tapi tidak ada ijazah,” ujarnya. Terlebih lagi, kata dia, murid-murid SDN 3 Kualasimpang Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masih tercantum dalam Dapodik SDN-3 Kualasimpang, belum masuk ke Dapodik SDN-6 Kualasimpang.

“Begitu juga dengan pengelolaan dana bos, ini perlu kita pertanyakan karena informasi di peroleh meski telah dialihkan, status SDN 3 Kualasimpang masih terdaftar di Kemendikbud RI, dan belum dihapus,” sebut Fadlon. Ironinya lagi kata Fadlon, pascagedung SDN 3 Kualasimpang diratakan dengan tanah, banyak murid disekolah itu memilih pindah ke sekolah lain. Karena tempat penampung di SDN 6 Kualasimpang tidak memadai sehingga mereka harus belajar sore hari.

“Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil Kadisdikbud Aceh Tamiang dan pihak terkait lainnya untuk menjelaskan duduk persoalan tentang administrasi murid SDN 3 Kualasimpang,” kata Fadlon

Pihak DPRK Aceh Tamiang belum pernah menerima surat tentang penghapusan aset SDN 3 Kualasimpang dan pemindahan murid-muridnya ke SDN-6 Kualasimpang. “Semua hasil peninjauan lapangan yang sudah kami peroleh segera ditindaklanjuti untuk menjawab problematika yang dirasakan para murid serta wali murid SDN-3 Kualasimpang,” ungkap Fadlon,SH

Senada dengan Fadlon juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Nora Idah Nita. Ia mengharapkan Disdikbud Aceh Tamiang bisa secepatnya menyelesaikan persoalan administrasi murid-murid SDN-3 Kualasimpang, terutama menyangkut masih tercamtumnya status SDN-3 Kualasimpang di Kemendikbud. Untuk diketahui, proses belajar mengajar SDN-3 Kualasimpang terhitung Januari 2019 lalu, semuanya dialihkan ke SDN 6 Kualasimpang pasca bangunan SDN 3 Kualasimpang itu diratakan dengan tanah. Bekas lokasi sekolah ini direncanakan akan dibangun areal perparkiran oleh pemerintah setempat, sebagai program penataan kota Kualasimpang.