Humas-DPRK, Ketua DPRK, Suprianto, ST beserta Anggota DPRK Aceh Tamiang  Maulizar Zikri dan  Fitriadi menyambangi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang di Tualang Cut-Manyak Payed, Kamis, (5/12).

 

Pertemuan Ketua dan Anggota DPRK beserta Kepala Sekolah dan Dewan Guru MTsN Negeri 1 Aceh Tamiang (Sumber : Humas-Sekrt.DPRK A.Tamiang)

 

Ketua DPRK, Suprianto,ST kunjungan silahturahmi ini dilaksanakan berdasarkan undangan pihak sekolah untuk melihat sarana prasarana MTsN 1 Aceh Tamiang sekaligus bertemu dengan Kepala Sekolah dan para dewan guru.

“Kami melihat masih banyak sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan di sekolah ini, terutama pagar sekolah dan pemasangan paving block salah satunya, apalagi dalam musim penghujan seperti saat ini, halaman sekolah tergenang air, sehingga membuat guru dan murid sangat terganggu apabila masuk ke dalam kelas”.ucap Suprianto, ST

Ditambahkan Suprianto, ST terkait 24 Madrasah Tsanawiyah di Aceh Tamiang hanya 3 Madrasah yang berstatus Negeri, pihak DPRK Aceh Tamiang sangat prihatin dengan hal tersebut, bagaimana kita bisa meningkatkan sarana prasarana dan pembentukan karakter akhlak siswa jika status sekolah masih banyak berstatus swasta yang sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan , DPRK Aceh  Tamiang akan mendorong pihak terkait untuk perubahan status sekolah swasta menjadi sekolah negeri.

Hal senada juga disampaikan Maulizar Zikri Anggota Komisi I DPRK Aceh Tamiang yang membidangi pendidikan mengatakan insha allah kami akan bantu sarana prasarana sekolah ini sesuai kemampuan keuangan daerah.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, H.Hasan Basri mengatakan MTsN di Aceh Tamiang berjumlah 24 sekolah namun baru 3 sekolah berstatus negeri, sedangkan tingkat Aliyah hanya 2 sekolah status negeri,dalam hal ini mohon dukungan dari DPRK Aceh Tamiang menyikapi hal tersebut.

Kepala Sekolah MTsN 1 Aceh Tamiang Dra.Azminizar mengatakan masih banyak sarana prasarana yang sangat dibutuhkan di sekolah ini, kami mohon dukungan DPRK Aceh Tamiang, pintu pagar sekolah sudah ada namun pagar sekolah belum tersedia.

 

Ketua dan Anggota DPRK Aceh Tamiang ketika meninjau proses ujian berbasis IT siswa-siswi  MTsN 1 Aceh Tamiang (Sumber : Humas-Sekrt.DPRK A.Tamiang)

 

Pertemuan kunjungan silahturahmi Ketua DPRK dan Anggota DPRK Aceh Tamiang selanjutnya peninjauan terhadap siswa-siswi MTsN 1 Aceh Tamiang yang mengikuti ujian sekolah dengan menggunakan HP dan Laptop.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, H.Hasan Basri, Komite Sekolah dan para dewan guru MTsN 1 Aceh Tamiang.[ES]

Humas-DPRK, Pimpinan dan beberapa perwakilan beberapa anggota Fraksi DPRK Aceh Tamiang menyambangi kediaman Muammar Khadafi warga Lhong Medang Ara – Manyak Payed penderita tumor, Rabu (4/12/)

 

Pimpinan dan Anggota DPRK A.Tamiang mengunjungi Muammar Khadafi penderita Tumor warga Kampung Lhok Medang Ara-Manyak Payed (Sumber : Humas-Sekrt.DPRK A.Tamiang)

 

Disela kesibukannya melaksanakan, Pimpinan dan beberapa anggota fraksi DPRK Aceh Tamiang menyempatkan diri untuk bertemu dengan orang tua dari salah seorang warga yang menderita penyakit tumor.

Melihat kondisi Muammar Khadafi, Pimpinan dan Anggota DPRK sangat prihatin melihat kondisi Muammar Khadafi dan orang tuanya.

Dalam kunjunganya tersebut, Suprianto, ST (Ketua DPRK), Fadlon, SH (Wakil Ketua DPRK), Sugiono Sukandar, SH (Fraksi Gerindra), H.Saiful Sofyan, Muhammad Nasir, Maulizar Zikri, M.Irwan Efendi.A.Md, Rahmad Syafrial, SH (Fraksi Tamiang Sepakat), Juniati,S.Farm (Fraksi Partai Aceh) turut didampingi Sekretaris DPRK, Drs.Syuibun Anwar dan Staff Sekretariat DPRK Aceh Tamiang.

Muammar Khadafi juga merupakan pelajar kelas 3 MAN Manyak Payed merupakan pasangan Safi’i dan Jariah ini sudah pernah dioperasi, namun tumbuh lagi dan sudah setahun lebih menderita sakit.

Menurut keterangan Jariah orang tua Muammar Khadafi, selain masalah sakit yang di derita anaknya, ada kendala dalam hal menghadapi ujian sekolah.

“Mohon perhatian Bapak-Ibu dewan terhadap kendala yang dihadapi  Muammar Khadafi sehingga dapat mengikuti ujian sekolah”. Ujar Safi’i.

Terkait masalah sakit yang dialami, DPRK Aceh Tamiang akan mendesak pihak terkait untuk mengurus administrasi rujukan ke rumah sakit dan masalah ujian sekolah, Kami akan mengunjungi sekolah terkait ujian sekolahnya sebagai bentuk motivasi agar Muammar Khadafi tetap semangat dalam ujian ini. ujar Suprianto,ST. [ES]